Upaya Yang Bisa Dilakukan Petani Untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian Desa

Masyarakat desa memang menjadikan aktivitas bertani menjadi mata pencaharian. Namun kini produktivitas pertanian desa dianggap kurang optimal. Hal ini membuat petani desa menjadi kurang mendapat penghasilan. Pemerintah telah mengambil beberapa langkah bantuan, namun petani sendiri juga sebaiknya ikut berpartisipasi. Berikut upaya yang bisa dilakukan petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian desa.

Upaya Yang Bisa Dilakukan Petani Untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian Desa

  1. Pemilihan Benih Unggul Yang Berkualitas

Benih unggul yang berkualitas sangat berpengaruh terhadap produktivitas hasil pertanian desa. Petani bisa juga dibantu oleh pemerintah harus mampu menyediakan bibit berkualitas ini. Salah satu kriteria bibit yang berkualitas yaitu bibit yang tahan terhadap hama dan penyakit tanaman.

Bibit unggul sudah pasti akan menghasilkan tanaman yang berkualitas dari pertumbuhan hingga sampai waktu panen tiba. Pemilihan bibit yang tepat akan secara langsung dapat berpengaruh terhadap meningkatnya produktivitas pertanian.

  1. Menanam Tanaman Pertanian Yang Sesuai

Masih sering dijumpai beberapa petani yang memaksakan menanam hasil pertanian dengan mengikuti trend. Misalnya saat musim cabai yang dijual dengan harga mahal, petani secara serentak ramai-ramai menanam cabai. Padahal jenis tanah belum tentu cocok untuk menanam tanaman tersebut. Akibatnya tanaman tidak tumbuh sempurna dan petani malah merugi.

Untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian desa, petani harus menanam tanaman pertanian yang sesuai, misalnya dengan keadaan lahannya. Dalam hal ini petani harus pintar dan teliti dalam memilih dan tidak hanya sekedar mengikuti trend. Keberadaan tim penyuluh juga sebaiknya ikut turun dan secara aktif memberikan edukasi untuk petani.

  1. Pengolahan Lahan Serta Teknik Penyuburan Yang Benar

Hal yang paling penting dalam peningkatan produktivitas pertanian desa selain bibit adalah pengolahan lahan yang tepat. Lahan memang harus lebih dahulu diolah sebelum selanjutnya siap ditanami. Prosesnya mulai dari mencangkul, membajak, dan lain-lain hingga tanah menjadi lebih gembur.

READ :  Berikut Masalah Pertanian Di Desa Yang Penting Diketahui

Setelah penggemburan, petani juga masih harus melakukan upaya penyuburan tanah. Bisa dilakukan dengan melakukan pemupukan secara intensif dengan pupuk kandang, pupuk urea dan lain-lain. Kesuburan tanah ini akan berdampak pada tanaman yang bisa tumbuh secara optimal dan menjadi lebih produktif.

  1. Mengatur Sistem Irigasi Pengairan Dengan Baik

Selain pengolahan lahan dengan benar yang didukung oleh pemupukan secara intens, sistem irigasi juga tidak boleh dilewatkan. Semua sudah mengetahui bahwa air sangat diperlukan bagi pertumbuhan tanaman. Menurut pakar pertanian, lahan yang terbasahi air akan membuat akar tanaman dapat mencekeram kuat ke dalam tanah sehingga tidak mudah mati.

Selain itu, petani juga harus paham mengenahi metode pengairan yang tepat. Hal ini dikarenakan berbeda jenis tanaman tentu membutuhkan kadar volume air yang berbeda pula. Jangan sampai tanaman yang tidak membutuhkan banyak air malah kelebihan pasokan irigasi. Akibatnya akan sangat fatal yaitu gagal panen.

  1. Memanen Di Waktu Yang Tepat

Kesalahan yang seringkali dilakukan oleh petani adalah terburu-buru untuk melakukan panen. Biasanya mereka terdesak untuk segera menjualnya agar segera mendapat uang atau tanaman sedang terserang hama. Hasil pertanian desa yang sering dipanen padahal belum masanya adalah padi.

Memanen ketika belum saatnya sangat tidak dibenarkan. Contohnya untuk padi yang masih muda lalu dipanen tidak akan menambah bobot pertanian. Hal ini dikarenakan banyak bulir padi yang terbuang percuma. Produktivitas tidak akan naik malah akan menjadi turun yang akan sangat merugikan petani.

  1. Penanggulangan Hama Yang Tepat

Hama merupakan salah satu penyebab kerusakan tanaman. Hama juga dapat menghambat hasil produktivitas pertanian desa. Masalah yang sering diakibatkan oleh hama ini adalah petani yang gagal panen atau dengan terpaksa memanen lebih cepat. Hama bisa dari hewan perusak atau penyakit tanaman.

READ :  POJK Equity Crowdfunding, Harapan Baru Perusahaan Kecil

Petani desa, umumnya belum teredukasi secara optimal tentang hama serta penyakit tanaman yang bisa kapan saja dapat menyerang pertanian. Lagi-lagi peran penyuluh sangat penting disini. Petani harus mengetahui cara memberantas hama yang benar, jenis penyakit tanaman serta upaya pencegahan dan penanggulangannya.

Itulah beberapa upaya yang bisa dilakukan petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian desa. Pemerintah memang wajib membatu demi kelancaran proses tersebut. Selain menurunkan tenaga penyuluh, pemerintah dapat mendukung dengan mengupayakan ketersediaan pupuk. Pemerintah juga dapat memberikan bantuan dana atau alat-alat modern untuk mempermudah sistem pertanian desa.

Upaya Yang Bisa Dilakukan Petani Untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian Desa | phreeque | 4.5