Peran Serta Desa Dalam Industri 4.0

Saat ini dunia tengah menghadapi industri 4.0, tak terkecuali Indonesia. Industri 4.0 di tandai dengan penggunaan teknologi untuk berbagai macam keperluan dan kebutuhan manusia. Apabila dahulu untuk memesan angkutan umum kita perlu dating ke area tertentu seperti terminal atau pangkalan, maka kini hanya dengan sebuah hanphone maka kita dapat memesan kendaraan untuk datang ke tempat kita sehingga memudahkan kita untuk sampai ke tempat tujuan hanya dengan sebuah aplikasi di layer handphone, bahkan bisnis sejenisnya sudah merambah ke pelayanan lain seperti pengiriman dokumen hingga mengantar makanan.

Peran Serta Desa Dalam Industri 4.0

Selain itu kehadiran industri 4.0 juga di tandai dengan kehadiran komputasi awan dimana kita kini dapat menyimpan berbagai macam data (foto, video, dokumen, dll) dengan ukuran yang besar tanpa takut hilang atau ketinggalan karena dahulu mungkin kita masih mengandalkan perangkat Flashdisk yang tentu saja kapasitasnya relatif masih terbatas dan  ada resiko hilang atau rusak sehingga dapat menghilangkan data-data milik kita, dengan teknologi komputasi awan, kita hanya perlu mengakses melalui perangkat PC ataupun handphone dan juga jaringan internet untuk menggunakan teknologi ini kapanpun dan dimanapun.

Industri 4.0 juga indentik dengan munculnya kecerdasan buatan yang dapat melakukan sesuatu nyaris seperti halnya manusia, sehingga di beberapa negara teknologi ini sudah mulai menggantikan pekerjaan yang dilakukan manusia.

Teknologi informasi yang berkembang pesat juga menjadi salah satu sector di industri 4.0 dimana tiap orang dapat dengan bebas mengakses informasi, berbagi informasi, ataupun membangun jaringan dan relasi. Beberapa penjelasan tadi menggambarkan betapa majunya teknologi pada periode industri 4.0, lalu dibalik sebuah kemajuan pasti ada tantangan dan ancaman tersendiri khususnya  bagi daerah pedesaaan.

READ :  Puluhan Warga Desa Watubonang Terkena Doktrin Kiamat

Era industri 4.0 tentunya memberikan kemudahan bagi pihak yang menggunakannya, namun ada tantangan disitu karena tidak semua orang mampu dan paham teknologi-teknologi ini apalagi bagi masyarakat pendesaan yang cenderung  lebih lambat dalam hal kemajuan teknologi dibandingkan perkotaan. Namun kondisi ini bukan menjadi alasan bahwa desa tidak bisa maju bahkan berperan serta dalam industri 4.0 ini.

Bahkan desa memiliki potensi-potensi dan kekhasannya  sendiri yang tidak dimiliki oleh perkotaan yang bisa menjadi modal penting untuk berperan serta dalam industri 4.0. Namun disamping itu juga sebuah kemajuan desa tidak dapat berjalan dengan optimal apabila tidak didorong dan didampingi oleh pemerintah pusat sebagai pengambil kebijakan agar kemajuan desa terus terkontrol dan dalam ranah yang positif.

Peran serta pemerintah tidakhanya sebatas kepada pemberian modal dan pembangunan infrastruktur, namun juga pemerintah beserta pihak terkait perlu memberikan berbagai macam pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan menunjang komunitas masyarakat pedesaan agar dapat bersaing di era industri 4.0 ini, adapun pelatihan yang perlu diberkan kepada komunitas masyarakat pedesaan diantaranya adalah penggunaan berbagai macam teknologi, penggunaan internet, bahasa asing dan membangun jaringan  kerja maupun bisnis.

Hasil-hasil dari pelatihan tadi diharapkan membangun sumber daya manusia di pedesaan yang selanjutnya mampu membangun segala sumber daya dan potensi yang dimiki di desanya masing-masing dan pada akhirnya mampu membangun perekonomian di desa.

Pada akhirnya sebuah desa yang mampu berperan aktif dalam industri 4.0 perlu ditunjang dan didampingi oleh pemerintah yang memberikan perhatiannya bagi kemajuan seluruh desa di wilayahnya agar mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian mikro dan makro.

Peran Serta Desa Dalam Industri 4.0 | phreeque | 4.5