Keadaan Ekonomi Masyarakat Desa Di Indonesia

Jika dilihat dari sebaran penduduknya, banyak penduduk Indonesia  yang tinggal di desa. Hal inilah yang membuat keadaan ekonomi masyarakat desa harus benar-benar diperhatikan. Apabila kondisi ekonomi di desa terbilang bagus, maka rakyat Indonesia dijamin akan lebih sejahtera. Bahkan bisa dikatakan jika kemajuan ekonomi negara dimulai dari kemajuan ekonomi desanya.

Keadaan Ekonomi Masyarakat Desa Di Indonesia

Penting sekali mengetahui keadaan ekonomi masyarakat desa di Indonesia. Dengan mengetahui keadaan ekonomi ini, masyarakat Indonesia akan lebih sadar akan kenyataan kehidupan di desa. Dari titik paham inilah, kondisi ekonomi di desa bisa diperbaiki. Berikut ini akan dijabarkan satu persatu tentang keadaan ekonomi masyarakat di desa:

  1. Didominasi Sektor Pertanian

Mayoritas keadaan ekonomi di desa sangat bergantung pada sektor pertanian. Hal inilah yang membuat Indonesia dijuluki sebagai negara agraris. Ada berjuta-juta rakyat Indonesia yang menggantungkan hidupnya dari hasil tani. Sektor pertanian ini menghasilkan komoditi yang beragam. Komoditi yang dihasilkan biasanya berupa padi, jagung, sayur, karet dan beberapa hasil tani lainnya.

  1. Sangat Bergantung Dengan Kondisi Geografis

Keadaan ekonomi masyarakat desa juga masih bergantung pada kondisi geografis. Kondisi geografis desa tersebut menentukan mayoritas pekerjaan penduduk desa. Contohnya, masyarakat desa yang tinggal di kawasam pesisir lebih menggantungkan ekonominya pada hasil laut. Di sisi lain, masyarakat yang tinggal di kawasan subur lebih memilih untuk menjadi petani.

  1. Tidak Memiliki Kesenjangan Ekonomi Yang Kentara

Fakta menunjukkan jika keadaan ekonomi di desa tidak selalu lebih buruk daripada di kota,  khususnya dalam urusan kesenjangan ekonomi. Di desa, kondisi ekonomi masyarakat cenderung merata. Jikapun ada kesenjangan, maka kesenjangan ekonomi tersebut tidak terlalu kentara. Hal ini berbeda dengan di kota, dimana ada segelintir orang yang mengoleksi mobil mewah sementara segelintir yang lainnya harus mengemis hanya untuk makan.

  1. Ekonomi Bersifat Kekeluargaan Masih Sangat Kental

Konsep ekonomi yang bersifat kekeluargaan masih sangat kental di desa. Hal ini ditunjukkan dengan suburnya lembaga ekonomi yang bersifat kekeluargaan. Salah satu lembaga ekonomi yang bersifat kekeluargaan di desa adalah koperasi unit desa. Ekonomi bersifat kekeluargaan ini lebih menonjolkan persatuan dari setiap anggotanya. Tentu saja keadaan ini merupakan keadaan yang baik.

  1. Sangat Bergantung Dengan Kebijakan Pemerintah
READ :  Usaha Pecel Lele di Desa, Berapa Modalnya? Baca Artikel Ini

Harus diakui jika keadaan ekonomi di desa juga sangat bergantung dengan kebijakan pemerintah. Hal inilah yang membuat masyarakat desa selalu mencoba mengontrol kebijakan ekonomi yang berkaitan dengan desa. Kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kondisi ekonomi desa berupa kebijakan subsidi pupuk, kebijakan importir bahan pangan dan kebijakan ekspor komoditi pertanian.

  1. Disokong Dengan Pendidikan Seadanya

Pendidikan di desa yang kalah maju dengan pendidikan di kota, membuat ekonomi di desa disokong dengan pendidikan seadanya. Keadaan inilah yang terkadang membuat roda perekonomian di desa berjalan lambat. Kurangnya pendidikan yang didapatkan masyarakat di desa juga menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi yang bagus. Oleh sebab  itu, penting sekali adanya pemerataan pendidikan di setiap daerah.

  1. Cara Masyarakat Meningkatkan Kondisi Ekonominya Cukup Beragam

Bisa dikatakan jika masyarakat pedesaan memiliki cara yang beragam untuk meningkatkan kondisi ekonominya. Meskipun mayoritas memilih menjadi petani, namun masih ada banyak pekerjaan lainnya yang dipilih. Beberapa pekerjaan ini seperti nelayan, usaha industri kreatif, beternak dan masih banyak lagi. Cara yang beragam ini menunjukkan jika masyarakat desa tidak gampang menyerah untuk meningkatkan kesejahteraan.

  1. Memiliki Permasalahan Tersendiri

Keadaan ekonomi di desa memiliki permasalahan tersendiri. Permasalahan ini biasanya berkaitan dengan infrastruktur yang masih terbatas. Untuk meningkatkan perekonomian yang bagus dibutuhkan sarana dan prasarana yang memadai. Sayangnya di desa, perkembangan infrastruktur belum sepesat yang ada di kota.

  1. Pertumbuhan Ekonomi Lebih Lamban

Pertumbuhan ekonomi di desa jauh lebih lamban dibandingkan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Hal ini dikarenakan pendapatan rata-rata masyarakat desa lebih kecil daripada masyarakat kota. Namun untungnya walaupun pendapatan masyarakat desa kecil, biaya hidup di desa juga lebih murah daripada di kota. Biaya hidup yang murah inilah yang membuat masyarakat desa tetap bisa hidup makmur.

READ :  7 Strategi Mewujudkan Crowdfunding Yang Harus Diketahui

Itulah segala informasi tentang keadaan ekonomi masyarakat desa di Indonesia yang harus kita ketahui. Masyarakat desa harus mampu menunjukkan jika mereka tetap bisa bersaing dalam bidang ekonomi. Secara keseluruhan keadaan ekonomi di desa masih harus lebih ditingkatkan.

Keadaan Ekonomi Masyarakat Desa Di Indonesia | phreeque | 4.5