Buka Usaha Warteg, Berapa Modalnya? Baca Artikel Ini

Buka Usaha Warteg – Berbisnis terutama di ranah bisnis kuliner memang cukup mendebarkan. Betapa tidak, membuka bisnis di bidang kuliner berarti kita sudah siap dengan persaingan ketat yang ada. Tidak hanya soal rasa, biasanya persaingan juga berkisar soal harga. Tidak sedikit konsumen yang akhirnya beralih atau pindah langganan hanya karna selisih 1000 rupiah harga sebungkus nasi di warung A dan warung B.

Buka Usaha Warteg, Berapa Modalnya? Baca Artikel Ini

Ngeri-ngeri sedap memang, jika dipikirkan, namun, jangan takut untuk memulai usaha di bidang kuliner karena sperti yang kita ketahui bersama, membuka bisnis di ranah bisnis kuliner merupakan satu bisnis yang long lasting. Tidak hanya long lasting karena bisnis di bidang kuliner juga dapat dibilang sebagai bisnsi abadi karena tidak sedikit yang berhasil sukses dan survive selama belasan bahkan puluhan tahun di bisnis kuliner.

Tidak hanya itu, fakta bahwa manusia butuh makan juga merupakan satu alasan mengapa banyak sekali yang kini melirik bisnis kuliner sebagai bisnis utama. Membuka bisnis kuliner tidak selalu membutuhkan banyak modal seperti yang mungkin sedang anda pikirkan.

Membuka bisnis kuliner ada banyak sekali ragamnya yang bisa kita coba. Tidak hanya bisnis kuliner bermopdalkan belasan atau puluhan juta macam cafe atau restoran, namun dengan modal seadanya pun kita bisa membuka bisnis kuliner lho.

Salah satu bisnis kuliner rumahan yang simpel dan tidak banyak modal adalah bisnis nasi uduk atau nasi bungkus untuk sarapan pagi. Jangan di anggap remeh karena bisnis bermodal kecil tersebut bisa lho membawa keuntungan yang tidak kecil. Nah berbicara soal bisnis kuliner ada satu ragam bisnis kuliner yang banyak sekali dicoba yakni usaha atau bisnis warteg atau warung tegal.

READ :  7 Strategi Mewujudkan Crowdfunding Yang Harus Diketahui

Warteg atau warung tegal atau warung makan lah istilahnya merupakan satu bisnsi prospektif karena citranya yang murah, sehingga banyak orang tentu memilih warteg sebagai tempat makan atau mencari lauk. Selain itu, membuka usaha warteg juga terbilang cukup pas bagi anda yangmemang hobi memasak atau peka terhadap rasa.

Warteg juga merupakan usaha yang bisa kita cari tahu keuntungan atau kerugiannya dalam hari itu juga, atau istilahnya cashflow harian. Kita dapat langsung tahu perhitungan keuntungannya dalam hari itu. Tidak hanya itu, membuka warteg atau warung tegal atau warung makan ini selain untuk dijual, penjual biasanya sambil “ikut makan” dari apa yang dijual di warteg sehingga bisa lebih menghemat pengeluaran rumahtangga. Nah untuk membuka usaha ini berapa sih modal yang dibutuhkan?

Modal awal

Kebutuhan Estimasi Biaya
Etalase Rp. 1.000.000
Meja + kursi Rp. 1.000.000
Piring + sendok + garpu + gelas Rp. 500.000
Kompor + gas Rp. 1.000.000
Bahan makanan Rp. 300.000
Total Rp. 3.800.000

Nah biaya di atas tidak termasuk biaya sewa lahan dengan asumsi anda akan membuka usaha ini di rumah atau lahan yang sudah anda miliki. Kemudian biaya yang tercantum dapat diminimalisir jika anda sudah memiliki peralatan memasak atau perlengkapanlain yang memang sudah ada di rumah, agar tidak perlu membeli baru.

Lalu berapa sih omset bisnis ini? Mari kita coba hitung. Jika seporsi nasi Rp. 10.000 dan dalam satu hari kita dapat menjual 25 porsi saja, dalam sehari kita sudah mendapatkan keuntungan kotor sebesar Rp. 250.000. jika dikalikan satu bulan berarti pendapatan kotor yang bisa kita peroleh adalah sebesar Rp. 250.000 x 30 = 7.500.000. itu jika dalam sehari kita  hanya mampu menjual 25 porsi dengan rata-rata harga 10.000 rupiah, namun jika kita bisa mencari tempat yang strategis, tentu untuk mencapai penjualan lebih dari 25 porsi pun bisa.

READ :  Penilaian Ekonomi Desa Adalah Indikator Kemajuan Pembangunan

Nah bagi anda yang tertarik untuk membuka usaha warteg ini tidak ada salahnya untuk mencoba terlebih dahulu. Satu kekurangan bisnis ini adalah kemungkinan basi yang ada. Nah untuk mensiasati hal tersebut, cari atau pilih menu makanan yang tidak cepat basi seperti olahan telur, mie, oseng tempe, atau olahan kentang misalnya. Semoga artikel ini dapat memberikan inspirasi ya! Semoga berhasil!

Buka Usaha Warteg, Berapa Modalnya? Baca Artikel Ini | phreeque | 4.5